Susane, SI (2019) PENGARUH PEMBELAJARAN DENGAN MODEL MOTIVASI ARCS TERHADAP GRIT (KETANGGUHAN DAN KEGIGIHAN) SISWA KELAS 5 SD KRISTEN CHARIS DALAM MENGIKUTI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN. 2019.
thesis-compressed.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Pada masa sekarang ini, konsep bahwa anak dengan kecerdasan IQ, SQ dan EQ saja cukup untuk meraih kesuksesan tidak lagi tepat, karena tidak semua anak yang memiliki salah satu ataupun ketiga kecerdasan tersebut bisa bertahan menghadapi kesulitan. Ketekunan, kegigihan, dan ketabahan untuk mencapai tujuan jangka panjang adalah ketrampilan yang akan dibutuhkan oleh anak-anak kita dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Grit merupakan kombinasi dari gairah (passion), ketangguhan (resilience), keteguhan hati (determination), dan fokus yang akan mendorong seseorang untuk menjadi disiplin dan optimis dalam menekuni apa yang sedang dilakukannya meskipun harus menghadapi ketidaknyamanan, penolakan, dan kemajuan yang tidak terlalu signifikan. Metode pembelajaran dengan menggunakan desain model motivasi ARCS merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti sebuah pembelajaran ataupun untuk menyelesaikan sebuah tugas. Kelebihan dari metode pembelajaran dengan menggunakan desain model motivasi ARCS terletak dalam keempat komponen di dalamnya yaitu attention, relevance, confidence, dan satisfaction. Dengan meningkatnya motivasi siswa dalam mengikuti sebuah pembelajaran, menjadi modal dalam meningkatkan kegigihan dan ketangguhannya dalam menyelesaikan tugas dan materi dalam pembelajaran tersebut. SD Kristen Charis adalah sebuah sekolah yang berstatus Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) dengan budaya proses pembelajaran yang bersifat mandiri dan
vi
berbasis proyek. Sebagai bagian dari langkah yang diambil oleh pemimpin di SD Kristen Charis untuk mencapai visi sekolah yaitu Shaping Future Leaders, maka di tahun ajaran 2018/2019 ditetapkan tema sekolah Resilient untuk menjadi fokus sekolah selama setahun. Tema ini dipilih karena melihat kegigiihan, ketabahan, dan ketangguhan sebagai karakter yang penting untuk dibentuk dalam diri siswa SD Kristen Charis di tahun ini. Untuk mendukung pencapaian visi dan tema sekolah ini, maka diperlukan suatu cara yang tepat untuk dapat menolong siswa SD Kristen Charis berkembang dalam hal kegigihan dan ketangguhan selama waktu sekolah. Siswa kelas 5 memiliki kemampuan yang diperlukan dalam memahami angket-angket yang akan digunakan di dalam penelitian. Karakteristik siswa kelas 5 SD Kristen Charis yang sebagian besar berusia antara 10-11 tahun, menurut Brubaker dan Clark (1972) ketrampilan untuk mengungkapkan perasaannya telah berkembang dengan baik. Pada rentang usia tersebut, siswa kelas 5 SD mencapai obyektifitas tertinggi atau bisa juga disebut sebagai masa menyelidik dan mencoba yang distimulasi oleh rasa ingin tahu yang besar. Berdasarkan observasi awal juga didapati bahwa siswa kelas 5 SD Kristen Charis cenderung untuk tidak sabar saat keinginannya tidak terpenuhi, sangat kreatif dengan ide-ide tetapi sulit untuk fokus dengan tugas yang diberikan dan mudah kehilangan semangat saat harus menghadapi tugas yang membutuhkan waktu yang panjang untuk diselesaikan. Mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen merupakan mata pelajaran yang diberikan dengan porsi yang lebih dari mata pelajaran yang lain di SD Kristen Charis (4 kali dalam seminggu di dalam kelas dan 1 kali dalam seminggu dalam bentuk persekutuan bersama). Konsep materi PAK yang abstrak menjadi tantangan bagi guru untuk dapat mengembangkan strategi yang tepat dalam mengajar supaya siswa dapat tetap fokus dalam menerima pelajaran, dapat memahami materi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka peneliti memutuskan untuk meneliti pengaruh dari pembelajaran dengan motivasi ARCS terhadap ketangguhan dan kegigihan (grit) siswa kelas 5 SD Kristen Charis dalam mengikuti Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari pembelajaran dengan model motivasi ARCS terhadap tingkat grit (ketangguhan dan kegigihan) siswa. Rancangan penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan subyek penelitian siswa kelas 5 SD Kristen Charis yang berjumlah 55 siswa. Pembelajaran dengan menggunakan desain model motivasi ARCS dan tanpa desain model motivasi ARCS sebagai variabel bebas. Partisipan dibagi menjadi dua kelompok
vii
yaitu kelompok kelas eksperimen (pembelajaran dengan menggunakan model motivasi ARCS) dan kelompok kelas kontrol (pembelajaran tanpa menggunakan model motivasi ARCS). Masing-masing kelompok terdiri dari 30 siswa di kelompok kelas eksperimen dan 25 siswa di kelompok kelas kontrol. Dari data yang didapat dilakukan analisa terhadap: 1). Data ARCS untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan strategi pembelajaran dengan menggunakan model motivasi ARCS 2). Dua kelompok data, untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata hasil posttest Grit Scale dari kedua kelompok kelas eksperimen dan kelompok kelas kontrol. H0 dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan atau bermakna dari nilai posttest kelompok kelas yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model motivasi ARCS dibandingkan dengan kelompok kelas yang mendapatkan pembelajaran tanpa menggunakan model motivasi ARCS. Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakan uji analisa Independent Sample T-Test dengan bantuan program SPSS 23.0 for windows dan menggunakan taraf signifikan 5%. Melalui uji perbedaan Independent Samples T-Test yang telah dilakukan, terbukti ada perbedaan tingkat grit yang signifikan antara kelompok kelas eksperimen, t(55) = 2,808; p < 0,05 (Sig. (2-tailed) = 0,007). Nilai t(55) yang bernilai positif menunjukkan bahwa kelompok pertama memiliki rata-rata (means) yang lebih besar dari kelompok kedua. Kelompok kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model motivasi ARCS (M = 39,57 ; SD = 6,22) memiliki tingkat grit yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran tanpa menggunakan model motivasi ARCS (M = 35,20; SD = 5,09). Dengan kata lain, siswa kelas 5 SD Kristen Charis yang ada di dalam kelas eksperimen menunjukkan peningkatan dalam hal passion dan ketekunan dalam mengikuti pembelajaran dan menyelesaikan tugas dalam PAK selama waktu penelitian dilaksanakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil nilai yang didapat dari angket grit scale mereka sebelum kelas eksperimen dimulai dan sesudah yang menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kelas ini mendapatkan pengajaran dengan menggunakan model motivasi ARCS yang menolong mereka mempertahankan motivasi selama pembelajaran berlangsung. Sedangkan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran tanpa menggunakan model motivasi ARCS menunjukkan perbedaan yang kurang signifikan, meskipun tetap dapat dilihat adanya peningkatan dari nilai grit scale dari sebelum dan sesudah penelitian dilaksanakan. Hal ini dikarenakan strategi pembelajaran yang diberikan di SD Kristen Charis telah menggunakan strategi pembelajaran yang aktif dan relevan.
viii
Melalui penelitian ini didapatkan bahwa strategi pembelajaran dengan model motivasi ARCS terbukti dapat meningkatkan tingkat grit siswa tetapi sekaligus tergantung pada kompetensi dan ketrampilan guru yang melaksanakannya. Karena itu disarankan bagi pemimpin di SD Kristen Charis untuk melakukan penguatan ketrampilan guru dalam mengembangkan penggunaan strategi pembelajaran dengan menggunakan desain model motivasi ARCS untuk memperkuat strategi pembelajaran yang selama ini sudah digunakan. Dalam penelitian ini peneliti juga menemukan bahwa sintaks model motivasi ARCS memberikan tahapan yang sangat detil dalam persiapan desain pembelajaran dan memperkuat strategi yang selama ini telah digunakan di SD Kristen Charis, karena itu disarankan untuk melakukannya bukan hanya di dalam PAK tetapi juga di dalam mata pelajaran yang lain
| Item Type: | Book |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Stevanus Kurniajaya |
| Date Deposited: | 12 Sep 2021 11:15 |
| Last Modified: | 12 Sep 2021 14:11 |
| URI: | https://repository.stipakdh.ac.id/id/eprint/36 |
