Dwi, DS (2020) PERAN PARENTING ERA DIGITAL BAGI REMAJA DI GREJA KRISTEN JAWI WETAN JEMAAT MUTERSARI-JOMBANG. Diploma thesis, STIPAK Malang.
Skripsi Dwi Setyaning Ati-compressed.pdf
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
Ati, Dwi Setyaning 2020. Peran Parenting Era Digital Bagi Remaja Di Greja Kristen Jawi Wetan Jemaat Mutersari-Jombang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Kristen. Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Kristen - Malang. Dosen pembimbing (I): Dr. A. J. E. Toenlioe, M. Pd., (II): Dr. Dra. Sri Wening Rahayu, M.Th.
Kata Kunci : Parenting, orangtua, remaja, gereja.
Muncul kesenjangan antara generasi X, Y dan Z. Dimana Orangtua belum mengenal teknologi secanggih saat ini harus mengasuh anak dengan serba digital. Permasalahan yang sering muncul orangtua memperbolehkan anak mereka bermain gadget untuk tujuan mendukung pembelajaran. Mengetahui informasi dengan mudah dan cepat dalam jangkauan di seluruh dunia. Namun pada kenyataannya menurut hasil penelitian sebagian besar dari anak-anak menggunakan gadget untuk tujuan yang lain yaitu hiburan yang berupa game online (Alia Tesa, 2018:67).
Peneliti temukan dari hasil observasi pada remaja di GKJW Jemaat Mutersari. Remaja yang berumur sekitar 13 sampai 17 tahun memiliki smartphone atau gadget pribadi. Kecanduan bermain media sosial. Bahkan juga ketika katekisasi calon sidi di gereja pada Minggu, 13 Oktober 2019. Remaja memiliki anggapan bahwa mereka datang untuk beribadah atau katekisasi sebagai kewajiban karena disuruh orangtua.
Melihat latarbelakang di atas. Orangtua memiliki peran yang besar memberikan pengasuhan bagi anak mereka. Maka peneliti mengangkat rumusan masalah bagaimana parenting yang diterapkan orangtua bagi remaja di GKJW Jemaat Mutersari pada era digital dan bagaimana peran Majelis GKJW Jemaat Mutersari dalam menyikapi dan mendampingi orangtua memahami parenting yang tepat bagi remaja pada era digital. Dengan tujuan mengetahui bagaimana parenting yang diterapkan orangtua dan peran majelis gereja mendampingi orangtua dalam mengasuh anak remaja.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif fenomenologi untuk memperoleh makna atau informasi melalui pengalaman para orangtua dalam mengasuh para remaja diera digital. Dengan teknik pengumpulan data triagulasi, yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan teknik analisis model Miles dan Huberman.
Berdasarkan temuan hasil penelitian yang dibahas dengan teori dalam pembahasan. Dapat disimpulkan bahwa, yang pertama yaitu penerapan parenting spesifik yang diterapkan oleh para orangtua di jemaat Mutersari –Jombang menurut ketiga pola asuh menurut Ernest J. Zarra adalah helicopter-buldoser parents dan enabling parents. Hasil penelitian yang kedua yaitu bahwa majelis gereja sejauh ini belum merancangkan progam parenting.
Merujuk pada hasil penelitian, peneliti memberikan saran, untuk orangtua supaya memahami kebutuhan dan konteks anak serta orangtua mau belajar teknologi dengan sehat sehingga mereka menjadi orangtua yang dapat membimbing, mendampingi, mendidik serta dapat diandalkan. Untuk remaja jadilah penikmat yang smart dengan smartphone. Bukan smartphone yang semakin smart dengan penikmat. Bagi gereja mengadakan, pembinaan atau seminar yang dilakukan secara bertahap dan dilakukan secara terus-menerus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Depositing User: | Stevanus Kurniajaya |
| Date Deposited: | 08 Sep 2021 13:18 |
| Last Modified: | 08 Sep 2021 13:20 |
| URI: | https://repository.stipakdh.ac.id/id/eprint/24 |
